Jumat, 26 Oktober 2012
Kamis, 25 Oktober 2012
SISWI SDN PARAKANTIGA
SISWI SDN PARAKANTIGA CIGUDEG BOGOR
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Anak-anakku yang bapak cintai, kelak nanti kamu semua pasti kan menjadi generasi penerus bangsa yang cinta tanah air, yang membela dan menjungjung nilai-nilai pancasila.
balajar yang tekun esok kan menjadi masa depan yang cerah
Rabu, 17 Oktober 2012
STKIP Muhammadiyah Gelar Posma
LEUWILIANG-STKIP Muhammadiyah Bogor membuka pekan orientasi studi mahasiswa dan almamater (POSMA), kemarin. Pembukaan ini ditandai penyematan tanda peserta ketua STKIP Muhammadiyah, Yusfitriadi. Posma kali ini diikuti 193 calon mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.(abe)
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.(abe)
LEUWILIANG-STKIP Muhammadiyah Bogor membuka pekan orientasi studi mahasiswa dan almamater (POSMA), kemarin. Pembukaan ini ditandai penyematan tanda peserta ketua STKIP Muhammadiyah, Yusfitriadi. Posma kali ini diikuti 193 calon mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.(abe)
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.(abe)
STKIP Muhammadiyah Gelar Posma
LEUWILIANG-STKIP Muhammadiyah Bogor membuka pekan orientasi studi mahasiswa dan almamater (POSMA), kemarin. Pembukaan ini ditandai penyematan tanda peserta ketua STKIP Muhammadiyah, Yusfitriadi. Posma kali ini diikuti 193 calon mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.
STKIP Muhammadiyah Gelar Posma
LEUWILIANG-STKIP Muhammadiyah Bogor membuka pekan orientasi studi mahasiswa dan almamater (POSMA), kemarin. Pembukaan ini ditandai penyematan tanda peserta ketua STKIP Muhammadiyah, Yusfitriadi. Posma kali ini diikuti 193 calon mahasiswa.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.
Ketua Panitia Pelaksan Posma, Anton Hilaman mengatakan, hari pertama kemarin peserta dianjurkan mengenakan seragam putih-hitam serta tanda pengenal sebagai bentuk kekompakan selama masa taaruf.
Hari ini (kemarin, red), kata Anton, semua peserta dikumpulkan dalam sebuah aula kampus untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia dalam bentuk perkenalan.
Seperti pengenalan intern kampus STKIP Muhammadiyah Bogor. Acara dilanjutkan dengan materi-materi yang bertemakan “Kenali Jati Diri, untuk Masyarakat Kami Mengabdi”.
Ia mengatakan, jumlah calon mahasiswa cukup meningkat dibandingkan dua tahun terakhir, yakni mencapai 193. Sedangkan tahun sebelumnya hanya 190 mahasiswa. “Masih akan ada mahasiswa-mahasiswa pindahan,” terang Anton.
Sabtu, 15 September 2012
BAKTI SOSIAL "GEMPA BUMI" CIBUNIAN
PAMIJAHAN-Setelah menggalang dana satu hari penuh pada tanggal 11 September 2012, akhirnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Muhammadiah dan Kelompok Mahasiswa Pencinta Alam FORESTKIP langsung menyalurkan bantuannya kepada warga korban gempa di Desa Cibunia, Kecamatan Pamijahan, Rabu (12/9).
Menggunakan duapuluh sepeda motor dan satu unit mobil Kijang, mereka langsung menuju lokasi. Namun, cuaca yang sangat panas tidak menghalangi mereka untuk membantu korban bencana alam gempa bumi.
Setelah begitu lama perjalan tibalah ke tempat lokasi bencana. Rombongan ini pun disambut kepala desa, ketua RT dan warga sekitar. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perangkat desa. Usai menyerahkan bantuan, mahasiswa STKIP melihat-lihat daerah sekitar yang belum tejamah dengan bantun yaitu Desa Purabakti.
Ketua BEM STKIP Muhammadiyah, Saepulloh Nur dan Ketua Kelompok Mahasiwa Pencinta Alam FORESTKIP, Asep Ahmad Mutadin dengan sapaan Sinaga mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terkena bencana gempa bumi.
“Semoga dengan kejadian ini, masyarakat diberikan kesabaran juga ketabahan. Dan semoga kita semua selalu diberikan kepekaan untuk tetap peduli terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah di mana pun mereka berada,” tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
